Archive for the ‘Umum’ Category

RamadhanAbdullah setiap harinya membagikan kurma untuk berbuka puasa di masjid. Setiap tiga butir kurma ia bungkus dengan plastik kecil lalu dimasukkan ke dalam kardus untuk ia serahkan ke masjid. Satu kardus berisi kurang lebih seratus plastik kecil setiap hari ia antar ke masjid yang tak jauh dari tempatnya tinggal.

Suatu saat seorang temannya bertanya, “Kenapa tak kau sisipkan kertas kecil bertuliskan nama usaha atau tokomu di setiap plastik kecil kurma itu. Itung-itung beramal sekalian jadi media promosi.”

Santai ia menjawab, “Aku belum bisa seperti si fulan yang begitu ikhlas dalam bersedekah. Kalau aku sisipkan nama usahaku, aku masih merasakan ada sedikit rasa pamer dan terselip kesombongan karena bisa berbagi. Padahal apalah arti beberapa butir kurma tersebut dibanding rejeki Allah yang berlimpah kepadaku. Berbeda dengan si fulan, terkadang ia menuliskan nama usahanya dalam berbagai kegiatan amal karena insya Allah itu bernilai syiar agar menjadi contoh bagi orang lain dalam hal semangat bersedekah. Insya Allah ia benar-benar ikhlas. Kalau aku…aku masih khawatir dengan hati dan niatku. Biarlah aku seperti ini sembari belajar ikhlas. Toh Allah tidak akan pernah salah dalam memberikan rejeki kepada hamba-Nya.”

Jawaban santai itu membuat temannya tertegun. Betapa selama ini ia telah sering mencampuradukkan antara sedekah dengan hal lain yang bersifat keuntungan duniawi. Ia sedekah tapi berharap keuntungan-keuntungan di dunia yang tidak seberapa jika dibanding dengan balasan di akherat nanti. Langkah Abdullah dalam belajar ikhlas menjadi renungan baginya.

Satu hal lagi yang membuat ia kagum dari seorang Abdullah, begitu husnudzonnya ia. Abdullah menilai positif apa yang dilakukan oleh si fulan. Tak ada sedikitpun pikiran bahwa si fulan itu pamer meski sering sedekah dengan menunjukkan namanya atau nama usaha dan tokonya. Bahkan ia memuji si fulan karena bisa jadi contoh agar orang lain terpicu untuk ikut bersedekah juga.

Bulan Ramadhan 1437 Hijriyah tinggal dua hari lagi. Mari bersihkan hati, siapkan amalan-amalan terbaik untuk meraih keberkahan Bulan Ramadhan.

Kulon Progo, 28 Sya’ban 1437 H
@mauludcorp | @duniabusa

DESEMBER KELABU

Posted: 31 December 2013 in Tips Bisnis, Umum
Tags: , ,

desemberBeberapa hari ini saya disentil oleh beberapa hal untuk mulai belajar menulis. Yang pertama oleh Pak Wicak di milis TDA Bekasi. Dibilang dari empat orang di tim edukasi saya yang tidak pernah nulis, padahal setiap meeting saya juga nulis notulen meetingnya, hehe. Yang kedua saat nonton Edensor, sekuel dari Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang mendirikan Rumah Kata. Dan yang ketiga disentil oleh teman saya, Herjunot Ali dalam film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”.

Yap, tentu saja Desember selalu berbeda dengan bulan lain karena kalau ada yang sama, pasti satu tahun tidak jadi 12 bulan. Dimulai Desember 1984 yang merupakan bulan dan tahun aktual kelahiran saya (karena yang tercatat di Catatan Sipil saya lahir Januari 1985), -aah, ternyata saya masih ABG-. Desember juga dimana sebagian besar orang mempersiapkan perayaan tahun baru, karena kalau dipersiapkan di 1 Januari sudah pasti telat. Pun begitu bagi umat Nasrani yang hanya bisa merayakan natal di Bulan Desember.

Salah satu yang saya perhatikan di Desember adalah tren siklus tahunan di Dunia Busa. Meski baru mengalami dua kali Desember, tapi sejauh ini dapat dipastikan omset selalu menjadi yang tertinggi dibanding bulan lain untuk penjualan retail atau eceran. Sedikit berbeda dengan tren penjualan pakaian yang biasanya melejit setiap menjelang Idul Fitri.

Selidik punya selidik ternyata hal ini dipengaruhi oleh bertebarannya bonus dari perusahaan disetiap akhir tahun yang diberikan kepada karyawannya. Sebenarnya ada momen lain dimana karyawan mendapat bonus yaitu saat mendekati lebaran. Sayangnya dimomen THR itu Dunia Busa sering kalah dari Dunia Pakaian yang saya belum berkecimpung didalamnya. Sedangkan kalau di Desember seperti ini, alokasi bonus yang karyawan dapatkan bisa dialihkan ke selain pakaian.

Terus apa inti dari tulisan ini? Tenang pembaca sekalian, saya juga masih mikir intinya ini apa, hehe. Yang pasti, setiap bisnis pasti punya siklus masing-masing. Entah itu di bidang fashion, kuliner, furniture, property dsb. Tugas kita adalah memanfaatkan setiap momentum yang ada, karena momentum ada yang bisa kita ciptakan dan ada yang tercipta untuk kita. Persiapkan tenaga, sistem, stok barang, dan berbagai persiapan lain menjelang momen-momen “bahagia” tadi.

Akhirnya saya ucapkan Selamat Menikmati Desember Kelabu bagi yang merayakannya. Jangan lupa besok kalendernya diganti dengan kalender 2014.

Salam sukses dunia akherat, tetap semangat sampai kiamat (pesan sesepuh TDA Bekasi).

Note : KELABU merupakan akronim bebas dari “KonsumEn LAgi Banyak Uang”

Liputan Media

Posted: 28 April 2013 in Tips Bisnis, Umum
Tags: , , , , ,
Liputan TV“Assalamu’alaikum” sapa lelaki muda siang itu
“Wa’alaikumsalam warah matullah wabarakatuh. Sepertinya kita pernah ketemu, tapi dimana ya?” jawab saya
“Iya, kalau gak salah di seputaran Warung Buncit. Mas yang anggota TDA itu kan?” sahut dia ramah.
Kurang lebih seperti itulah skenario awal perbincangan saya dan reporter Wesal TV Indonesia. Ya, sabtu siang kemarin Dunia Busa diliput salah satu TV yang basicnya tayang di Timur Tengah. Baru di tahun 2012 kemarin tayang juga dengan versi Indonesia yang bisa dinikmati dengan satelit. Studio mereka yang di Jakarta kebetulan juga memakai produk Dunia Busa untuk sofanya.
Rekaman yang modelnya dibuat dialog santai itu alhamdulillah berjalan lancar dan tidak terlalu banyak retake. Pertanyaan seputar kapan usaha dimulai, apa yang menginspirasi dsb mengalir lancar dari sang reporter.
Seperti yang saya tulis di bagian prolog, sebelum rekaman kami diskusi terlebih dahulu dan saya ingin menonjolkan peranan TDA dalam usaha saya. Dalam rekaman kemarin, porsi perbincangan mengenai TDA terbilang cukup banyak. Mulai kapan dibentuknya TDA, Founder, Visi Misi, Nilai TDA, kegiatan, member dsb. Termasuk rencana kunjungan ke Turki dalam waktu dekat ini. Mohon maaf juga kalau penjelasan saya ke mereka mungkin belum sempurna atau bisa jadi ada yang kurang tepat. Semoga nanti ada yang melengkapi atau meluruskan dari Pak Mualif atau rekan TDA yang lain. Ya, selasa besok Insya Allah mereka akan meliput juga usaha Pak Mualif.
Seperti yang disarankan Om Eko June dan Kang Enjang, akhirnya malam harinya crew yang berjumlah 9 orang itu berkesempatan menikmati nyamannya produk Dunia Busa. Berhubung Ahad pagi masih ada rekaman di wilayah Cikarang, mereka sepakat untuk menginap di tempat kami agar tidak perlu bolak-balik ke Jakarta.
Malam harinya sambil melepas lelah saya ngobrol dengan para crew. Mereka antusias sekali dengan komunitas TDA. Singkat cerita akhirnya mereka berencana membuat satu program yang mengulas tentang TDA. Rencana mereka akan membuat lebih dari 30 episode yang berisi liputan usaha member TDA, mulai yang usaha kecil sampai yang skala besar. Baik itu kuliner, kerajinan maupun jenis usaha yang lain. Tidak hanya yang di Jabodetabek, mereka juga tertarik meliput yang ada di Solo, Jogja, dan kota-kota lain.
Saya berharap program tersebut dapat segera terlaksana dan TDA akan semakin memberikan manfaat kepada masyarakat lewat berbagai media. Milist, offline, TV, radio, dsb.

GambarMr X : “Cita2mu apa Dik?”
Bocah : “Wiraswasta Pak”
Mr X : “Kenapa milih wiraswasta?”
Bocah : “Habis dah banyak yg cita2nya mau jadi dokter dan presiden. Aku pengen yg lain Pak”

Meski belum paham benar apa yang dimaksud wiraswasta itu apa, tapi bocah kecil itu mantab menyebut wiraswasta sebagai cita2nya. Yang ia tau wiraswasta itu orangnya ada yg jualan dan ada lagi yang punya kolam lele. Dan itulah yang ia lihat di TVRI waktu itu.

Ya, sepertinya kata wiraswasta itu terus terngiang di telinga bocah itu. Intinya jualan.

Beranjak ABG si bocah mulai mewujudkan cita2nya. Sepulang sekolah sembari ikut klub sepakbola, ia mulai menawarkan dagangannya ke teman2nya. Kenal dg abang2 penjual sepatu bola di Pasar Beringharjo, ia coba tawarkan ke teman2nya. Baginya lumayan buat nambah uang saku sekolah.

Terhimpit ekonomi yang seadanya dan jauh dari orang tua, saat kuliah pun kamar kostnya penuh dengan galon air isi ulang. Ia melanjutkan warisan seniornya jualan air untuk kebutuhan teman2 kostnya. Hingga saat ia kerja di sebuah perusahaan yang terkenal dg produk ban motor dan mobilnya, hobi jualan itu terus dipelihara. Mainan edukatif, pulsa, hp, komputer dll jadi dagangannya. Skala kecil tentunya.

Dan tepat hari ini, 5 April 2013 genap sudah setahun perjalanan bocah itu melepas status amphibinya. Ya, 5 April tahun lalu ia memutuskan resign dari perusahaan tempat ia biasa mengais rejeki. Virus2 dari teman2nya di TDA telah mendorongnya pindah alam dari golongan amphibi.

Sadar bahwa andil TDA begitu besar, kini ia terus berguru dalam komunitas TDA. Ia sadar bahwa di TDA semuanya ingin berbagi. Dengan tulus bocah itu mengucap syukur Alhamdulillah dan terima kasih setulus2nya kepada rekan2 TDA. Special buat TDA Tangerang dan TDA Bekasi. Ia berharap dg doa dan dukungan rekan2 TDA, usahanya yang masih skala lokal itu bisa merambah pasar international.

Dan akhirnya bocah itu kelelahan menulis cerita ini. Ia tergolek diatas kasur busa yang jadi barang daganganya.

Proud to be TDA-ers.

#bocah itu bisa ditemui di @kakamustofa, @duniabusa, 29212D15, dan www.duniabusa.com

Falsafah Ikan Hiu

Posted: 11 February 2013 in Motivasi, Umum
Tags: , , , ,

GambarUntuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sdh diawetkan dgn es..

Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak ikan salmon yg mati di kolam buatan tsb..
Bagaimana cara mereka menyiasatinya..??
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb..
Ajaib..!!
Hiu kecil tsb “memaksa” salmon2 itu terus bergerak agar Jangan, sampai dimangsa..
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!

Diam membuat kita mati..!
Bergerak membuat kita hidup…!!

Apa yg membuat kita diam??
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman..
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena..
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!!

Ironis, bukan..??
Apa yg membuat kita bergerak..??
Masalah..
Pergumulan.. dan
Tekanan Hidup..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu..
Disaat saat seperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kpd Tuhan..
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa..

Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup..

Itu sebabnya syukurilah “hiu kecil” yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive..

Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak. Mungkin hiu hiu kecil itu bisa berbentuk siapa saja dalam hidup kita, keponakan,anak2 kita,Adik2 kita,kakak2 kita,saudara ipar dll, ber-syukur-lah masih ada Hiu2 yg meng-ejar2 kita..

“Semakin tua, bukan semakin ber-kurang beban kita”…itu tanda-nya bahwa “kita masih di-butuh oleh mereka”…
semoga bermanfaat

Penulis: by LukmanHDT

http://www.alvaniamandiri.com

Sudah diketahui oleh banyak orang bahwa merokok tidak baik bagi kesehatan. Zat yang ada di dalam rokok bisa mengganggu kesehatan Anda. Saat diisap, bahan-bahan beracun dan karsinogen mengalir masuk ke dalam tubuh dan mempengaruhi tekanan darah, detak jantung, hingga kesehatan organ lainnya.

Namun, tahukah Anda bahwa di dalam rokok mengandung darah babi? Riset yang ditemukan oleh seorang ilmuwan Belanda tersebut cukup mengguncangkan publik. Diindikasikan sekiranya 185 merek rokok menggunakan darah babi sebagai campuran pada bagian filter rokok.
Hemoglobin atau protein darah babi ternyata digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya, sebelum masuk ke paru-paru perokok. Fakta mengagetkan tersebut diungkapkan oleh peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma dan didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney yaitu Simon Chapman.
Dilansir News.cnet.com, Prof Chapman mengatakan bahwa penelitian ini memberitahu dunia mengenai rahasia pembuatan rokok dan untuk meningkatkan kepedulian terhadap umat muslim dan Yahudi. Darah babi tentunya sangat diharamkan bagi penganut kedua agama tersebut.
Prof Chapman mengatakan bahwa industri rokok dunia memang kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka gunakan. Tapi, setidaknya satu merek rokok yang dijual di Yunani telah dikukuhkan menggunakan hemoglobin babi dalam proses pembuatannya, tanpa diketahui para konsumen. Sayangnya, tidak disebutkan merek rokok tersebut.
Rokok yang mengandung darah babi ini ditemukan pada rokok yang menggunakan filter saja. Darah babi dipakai untuk membuat filter lebih efektif menangkap kimia berbahaya sebelum asap masuk ke tenggorokan. Jadi kesimpulannya adalah temuan tersebut jelas tak berlaku untuk rokok yang tidak menggunakan filter.
Menanggapi hasil riset tersebut, kalangan ulama Nadhatul Ulama (NU) di kediri mengatakan bahwa temuan tersebut harus benar-benar dibuktikan secara ilmiah. Untuk membuktikan hal tersebut bisa dilakukan dengan kalangan ulama yang mendatangi pihak peneliti atau sebaliknya.
Namun, Gus War yang menjabat sebagai penasihat PCNU kota Kediri mengatakan bahwa jika temuan pada filter rokok yang mengandung darah babi tersebut terbukti benar, maka NU siap melakukan perubahan hukum merokok dari makruh menjadi haram.

” Alkisah di suatu padepokan di Tiongkok pernah hidup seorang GURU yang sangat dihormati karena tegas jujur.
Suatu hari 2 murid menghadap GURU. Mereka bertengkar hebat nyaris beradu fisik.
Keduanya berdebat tentang hitungan 3×7.
Murid pandai mengatakan hasilnya 21.
Murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27.
Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta GURU sebagai Jurinya untuk mengetahui siapa yang benar diantara mereka.

Si bodoh mengatakan : “jika saya yang benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau di cambuk 10 kali oleh GURU, tetapi jika kamu yang benar (3 x 7 = 21) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri. hahaha (tertawa bangga)” demikian si Bodoh menantang dengan sangat yakin atas pendapatnya.
“Katakan GURU mana yang benar?” tanya murid bodoh dengan tidak sabar.

Ternyata GURU memvonis cambuk 10 x bagi murid yang pandai (murid yang menjawab 21).
Si murid pandai protes.Sang GURU menjawab,
“Hukuman ini BUKAN untuk hasil hitunganmu, tapi untuk KETIDAK-ARIFAN mu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3×7 adalah 21!!!”

Guru melanjutkan:
” Lebih baik saya melihat kalian murid pandai dicambuk dan menjadi ARIF BIJAKSANA daripada saya harus melihat 1 nyawa hilang secara sia-sia!!!

Pesan Moral
_
**Jika kita sibuk mmperdebatkn sesuatu yg tak berguna, berarti kita juga sama*
salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yg memulai perdebatan,Bukankah kita sering mengalaminya?

Berdebat ato bertengkar untuk hal yg tidak ada gunanya hanya akan menguras energi percuma.
Ada saatnya untuk kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yg sia-sia.
Diam bukan berarti kalah, bukan?
Memang bukan hal yg mudah, tapi janganlah sekali-kali berdebat dgn orang bodoh yg tidak menguasai permasalahan.

Memanglah bukan hal yang mudah untuk meninggalkan perdebatan ” .!! ,
Tetapi sebaiknya janganlah sekali-kali berdebat dengan orang yang tidak menguasai permasalahan .

Mari tinggalkan debat yang sia-sia, karena dengan itu bisa kita menyambangi taman-taman di tepi surga..

” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.[ QS. An Nahl : 125 ]

“Aku menjamin sebuah taman di tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar, sebuah istana di bagian tengah Surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun ia bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seorang yag baik akhlaknya.”[ HR. Abu Daud ]

Musim ini terdapat puluhan pemain sepakbola profesional Muslim yang mengadu nasib di berbagai liga di Eropa. Banyak di antara mereka yang sukses meniti karier di sana, tanpa harus mengikuti kultur dan tabiat warga lokal.

Keteladanan para pemain Muslim itu layak diapresiasi. Mereka tidak berkilah dengan alasan demi mengejar kata profesional agar bisa bersaing dengan pemain mancanegara lainnya. Contohnya, gelandang Manchester City yang menolak dengan sopan ajakan rekannya untuk meminum sampanye guna merayakan kemenangan.

Masih banyak contoh lain yang layak diungkap. Berikut beberapa teladan yang ditunjukkan pemain itu.

1. Ibrahim Afellay Pemain yang memperkuat Barcelona ini memiliki identitas Muslim yang cukup jelas, baik secara fisik maupun tingkah laku. Dia memiliki wajah khas jazirah Arab dan berkepribadian santun. Mantan gelandang serang PSV Eindhoven ini dianggap sebagai salah satu pemain berbakat dalam persepakbolaan Belanda.

Ia pernah memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik Eredivisie Liga Belanda pada musim 2007-2008. Ibrahim Afellay terpilih sebagai “Muslim van Het Jaar” atau Muslim Teladan di Belanda. Kini Afellay berpotensi menjadi pemain masa depan timnas Oranye.

2. Frank Ribery yang menjadi kreator serangan timnas Perancis memiliki ciri terdapat goresan luka di wajahnya. Ribery adalah mualaf dan memeluk Islam setelah meminang istrinya yang keturunan Perancis-Aljazair.

Ribery semakin menjadi idaman pendukungnya setelah berkata, “Saya berdoa lima kali sehari, saya melakukannya karena itu memungkinkan saya untuk dilepaskan dan saya merasa lebih baik setelahnya.” Sontak ucapannya itu menjadikan dia sebagai Muslim yang taat sebab tidak pernah untuk lupa berdoa setiap menjelang pertandingan dimulai.

3. Sulley Muntari, Saat ini dia berstatus sebagai pemain pinjaman AC Milan dari Inter Milan. Gelandang timnas Ghana ini merupakan sosok pemain Muslim yang rajin menjalankan perintah agama. Sebagai contohnya, ketika Seri A Liga Italia bergulir di bulan Ramadhan, dia lebih memilih tetap berpuasa daripada membatalkannya.

Pelatih Inter kala itu, Jose Mourinho pernah mengingatkannya agar ia tidak berpuasa, namun Muntari tetap pada pendiriannya dan terbukti penampilannya di lapangan tidak menurun gara-gara berpuasa.

sumber : Republika

“Subhanallah ukhti, Akhi Fulan bin Fulan ini benar-benar shalih, cara bicaranya, cara merespon lawan bicara, cara memberi komentar di pesbuk, semua kata-katanya indah dan menyentuh, bahkan sangat gentlemen banget.”

Demikian kira-kira curhat seorang akhwat terdengar kepada penulis. Mungkin banyak dari kita mendapat curhat seperti itu dari rekan dekat dan sekitar. Curhat kekaguman seorang akhwat terhadap ikhwan yang dikenal via fesbuk atau jejaring sosial lain. Tidak mengherankan jika akhwat mengagumi ikhwan berlebihan, karena mungkin sang akhwat sedang terpedaya oleh kalimat menghanyutkan dari sang ikhwan.

Tetapi ada hal lain yang mesti diperhatikan oleh seorang muslimah, bahwa lembut dan tegas harus diletakkan pada tempat yang proporsional.

Jika kita memperhatikan pergaulan dunia maya, banyak yang tertipu dan mudah percaya dengan identitas yang tersaji. Padahal dunia maya itu tidak sepenuhnya dapat dijadikan rujukan informasi tentang identitas seseorang. Contoh yang paling menonjol, banyak peristiwa akhwat terlukai oleh manis tipuan ikhwan dunia maya. Penulis ambil contoh dari jejaring sosial fesbuk. Di sini rentan terjadi penipuan, baik dari orang biasa maupun orang luar biasa atau orang yang keluar dari kebiasaan.

Ada akhwat yang memang senang dan merasa tersanjung dengan didekati ikhwan yang rada-rada punya jiwa gombalis suka bergaya puitis. Inbox dan komentar dinilainya sebagai bentuk perhatian khusus bagi akhwat, padahal tidak jarang bukan cuma dua atau tiga akhwat yang dijadikan target melancarkan aksi gombalisasi.

Tetapi ada juga akhwat yang justru merasa risih dan gerah dengan banyak diperhatikan ikhwan, karena akhwat akan dapat menyimpulkan bahwa ikhwan model gini tidak layak disebut sebagai ikhwan, tapi lebih pantas dijuluki “Playboy Berkedok Ikhwan.”

Ada beberapa ciri-ciri playboy bergaya ikhwan di dunia maya yang bernama facebook, antara lain:

1. Rajin memberikan perhatian kepada akhwat melalui komentar, seakan ia adalah ikhwan shalih yang hafal ratusan dalil Al Qur’an dan hadits, padahal bermodal copy-paste dari internet.

2. Giat kirim inbox pada akhwat. Penting engga penting, ada aja alasan buat membuka celah agar tercipta dialog, terkadang dipaksa-paksakan, sampai-sampai kucing tetangga yang lagi sakit pun jadi bahan pembicaraan.

3. Tebar komentar berisi pujian, misalnya: ‘Subhanallah, ukhty sangat anggun dengan hijab lebar itu’, atau ‘Wah….mantap benar nih ukhti, ga rugi ana jadi teman anti’, dan bla bla bla….

4. Tebar perhatian berisi nasihat, misalnya: “Ukhti sholatnya yang khusyu’ ya’, ato ‘ukhti semangat, mujahidah gitu lho, hehhee’. Norak banget khan?”

5. Yang paling parah ini nih, tebar janji ta’aruf dan nikah, padahal yang dijanjikan bukan cuma dua atau tiga akhwat. Giliran ketauan bohongnya, jadi berabe.

De el el, masih banyak lagi, yang pasti play boy berbaju ikhwan ini sistematis cara melancarkan serangan. Jika yang di incer akhwat yang suka ngebahas jihad, maka bentuk tebar pesonanya juga berkecimpung tentang jihad, meskipun dengan modal mbah Google. Jika yang diincar akhwat aktivis, maka bentuk perhatiannya juga ga jauh-jauh tentang problema keumatan, meski kalimat perhatiannya hasil copas beranda tetangga sebelah.

Terakhir, penulis hanya ingin mengingatkan saja, hati-hati dengan JIL alias Jaringan Ikhwan Lebay yang suka tebar perhatian. Para FBI alias Female Bidikan Ikhwan juga harus pintar-pintar menggunakan jejaring sosial agar mendapatkan manfaat, bukan mudharat. Kalau mau serius sama ikhwan, lebih baik ajak kopdar dan nanya orang-orang dekat. Dan kepada para play boy, stop it deh aksinya, kasian para akhwat yang udah terpedaya oleh aksi kalian. Be Good man guys.. ^_^

by Yulianna PS
Penulis kumcer Hidayah Pelipur Cinta
http://www.voa-islam.com/teenage/smart-teen/2012/02/04/17613/wahai-akhwat-jangan-tertipu-playboy-berkedok-ikhwan/