Posts Tagged ‘TDA’

DESEMBER KELABU

Posted: 31 December 2013 in Tips Bisnis, Umum
Tags: , ,

desemberBeberapa hari ini saya disentil oleh beberapa hal untuk mulai belajar menulis. Yang pertama oleh Pak Wicak di milis TDA Bekasi. Dibilang dari empat orang di tim edukasi saya yang tidak pernah nulis, padahal setiap meeting saya juga nulis notulen meetingnya, hehe. Yang kedua saat nonton Edensor, sekuel dari Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang mendirikan Rumah Kata. Dan yang ketiga disentil oleh teman saya, Herjunot Ali dalam film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”.

Yap, tentu saja Desember selalu berbeda dengan bulan lain karena kalau ada yang sama, pasti satu tahun tidak jadi 12 bulan. Dimulai Desember 1984 yang merupakan bulan dan tahun aktual kelahiran saya (karena yang tercatat di Catatan Sipil saya lahir Januari 1985), -aah, ternyata saya masih ABG-. Desember juga dimana sebagian besar orang mempersiapkan perayaan tahun baru, karena kalau dipersiapkan di 1 Januari sudah pasti telat. Pun begitu bagi umat Nasrani yang hanya bisa merayakan natal di Bulan Desember.

Salah satu yang saya perhatikan di Desember adalah tren siklus tahunan di Dunia Busa. Meski baru mengalami dua kali Desember, tapi sejauh ini dapat dipastikan omset selalu menjadi yang tertinggi dibanding bulan lain untuk penjualan retail atau eceran. Sedikit berbeda dengan tren penjualan pakaian yang biasanya melejit setiap menjelang Idul Fitri.

Selidik punya selidik ternyata hal ini dipengaruhi oleh bertebarannya bonus dari perusahaan disetiap akhir tahun yang diberikan kepada karyawannya. Sebenarnya ada momen lain dimana karyawan mendapat bonus yaitu saat mendekati lebaran. Sayangnya dimomen THR itu Dunia Busa sering kalah dari Dunia Pakaian yang saya belum berkecimpung didalamnya. Sedangkan kalau di Desember seperti ini, alokasi bonus yang karyawan dapatkan bisa dialihkan ke selain pakaian.

Terus apa inti dari tulisan ini? Tenang pembaca sekalian, saya juga masih mikir intinya ini apa, hehe. Yang pasti, setiap bisnis pasti punya siklus masing-masing. Entah itu di bidang fashion, kuliner, furniture, property dsb. Tugas kita adalah memanfaatkan setiap momentum yang ada, karena momentum ada yang bisa kita ciptakan dan ada yang tercipta untuk kita. Persiapkan tenaga, sistem, stok barang, dan berbagai persiapan lain menjelang momen-momen “bahagia” tadi.

Akhirnya saya ucapkan Selamat Menikmati Desember Kelabu bagi yang merayakannya. Jangan lupa besok kalendernya diganti dengan kalender 2014.

Salam sukses dunia akherat, tetap semangat sampai kiamat (pesan sesepuh TDA Bekasi).

Note : KELABU merupakan akronim bebas dari “KonsumEn LAgi Banyak Uang”

Liputan Media

Posted: 28 April 2013 in Tips Bisnis, Umum
Tags: , , , , ,
Liputan TV“Assalamu’alaikum” sapa lelaki muda siang itu
“Wa’alaikumsalam warah matullah wabarakatuh. Sepertinya kita pernah ketemu, tapi dimana ya?” jawab saya
“Iya, kalau gak salah di seputaran Warung Buncit. Mas yang anggota TDA itu kan?” sahut dia ramah.
Kurang lebih seperti itulah skenario awal perbincangan saya dan reporter Wesal TV Indonesia. Ya, sabtu siang kemarin Dunia Busa diliput salah satu TV yang basicnya tayang di Timur Tengah. Baru di tahun 2012 kemarin tayang juga dengan versi Indonesia yang bisa dinikmati dengan satelit. Studio mereka yang di Jakarta kebetulan juga memakai produk Dunia Busa untuk sofanya.
Rekaman yang modelnya dibuat dialog santai itu alhamdulillah berjalan lancar dan tidak terlalu banyak retake. Pertanyaan seputar kapan usaha dimulai, apa yang menginspirasi dsb mengalir lancar dari sang reporter.
Seperti yang saya tulis di bagian prolog, sebelum rekaman kami diskusi terlebih dahulu dan saya ingin menonjolkan peranan TDA dalam usaha saya. Dalam rekaman kemarin, porsi perbincangan mengenai TDA terbilang cukup banyak. Mulai kapan dibentuknya TDA, Founder, Visi Misi, Nilai TDA, kegiatan, member dsb. Termasuk rencana kunjungan ke Turki dalam waktu dekat ini. Mohon maaf juga kalau penjelasan saya ke mereka mungkin belum sempurna atau bisa jadi ada yang kurang tepat. Semoga nanti ada yang melengkapi atau meluruskan dari Pak Mualif atau rekan TDA yang lain. Ya, selasa besok Insya Allah mereka akan meliput juga usaha Pak Mualif.
Seperti yang disarankan Om Eko June dan Kang Enjang, akhirnya malam harinya crew yang berjumlah 9 orang itu berkesempatan menikmati nyamannya produk Dunia Busa. Berhubung Ahad pagi masih ada rekaman di wilayah Cikarang, mereka sepakat untuk menginap di tempat kami agar tidak perlu bolak-balik ke Jakarta.
Malam harinya sambil melepas lelah saya ngobrol dengan para crew. Mereka antusias sekali dengan komunitas TDA. Singkat cerita akhirnya mereka berencana membuat satu program yang mengulas tentang TDA. Rencana mereka akan membuat lebih dari 30 episode yang berisi liputan usaha member TDA, mulai yang usaha kecil sampai yang skala besar. Baik itu kuliner, kerajinan maupun jenis usaha yang lain. Tidak hanya yang di Jabodetabek, mereka juga tertarik meliput yang ada di Solo, Jogja, dan kota-kota lain.
Saya berharap program tersebut dapat segera terlaksana dan TDA akan semakin memberikan manfaat kepada masyarakat lewat berbagai media. Milist, offline, TV, radio, dsb.